Kenali Faktor yang Menyebabkan Mata Berkunang-kunang

Pandangan mata berkunang-kunang atau lightheadedness adalah perasaan seperti akan terasa jatuh pingsan, yang membuat sensasi pusing berkunang-kunang. Kondisi ini mirip dengan vertigo, yaitu penglihatan kabur sesaat, pusing tiba-tiba dan sempoyongan. Laman MeetDoctor melansir sejumlah Ppenyabab mata berkunang-kunang, yang patut kit ketahui. 

Gambar terkait

1. Tekanan darah rendah 

Bila tekanan darah turun secara signifikan, kurangnya volume darah yang membawa oksigen tidak sampai ke otak. Kondisi ini mempengaruhi fungsi normal otak, yang menyebabkan pusing dan berkunang-kunang. Ketika tekanan darah turun, gejala lain yang muncul adalah keringat dingin, mual, muntah, dan juga nyeri dada.

2. Gula darah rendah 

Kadang-kadang, kadar gula dalam darah turun tiba-tiba. Hal ini dikenal sebagai gula darah rendah atau hipoglikemia. Kurangnya ketersediaan glukosa dapat menyebabkan fungsi sementara otak tidak melakukan tugasnya secara maksimal. Hal ini mengakibatkan terjadinya sensasi berkunang-kunang dan berkeringat. Harus dicatat, gula darah rendah sangat jarang dalam kasus orang-orang yang non-diabetes. 

3. Aritmia jantung 

Aritmia jantung adalah kontraksi otot jantung yang tidak normal, ada yang tidak beres dengan denyut jantung. Jantung berdenyut sangat cepat atau sangat lambat. Ketika gejala sensasi berkunang-kunang terjadi dalam episode yang berulang, kemungkinan besar penyakit terkait dengan jantung. Kadang-kadang, sensasi lightheaded juga merupakan gejala yang mengindikasikan serangan jantung.

4. Anemia 

Ketika seseorang memiliki sedikit hemoglobin dalam darah, ia dikatakan menderita anemia. Anemia juga terjadi ketika jumlah sel-sel darah merah menurun. Nah, karena hemoglobin membawa oksigen dalam darah, kurangnya hemoglobin mengurangi jumlah oksigen dalam darah yang dapat menyebabkan lightheaded. 

5. Meminum alkohol 

Alkohol adalah salah satu penyebab lightheaded, yang paling utama. Ketika seseorang mengonsumsi minuman beralkohol, kadar gula darahnya turun sangat rendah, yang dapat membuat mabuk. Kondisi semacam ini biasa diikuti dengan gejala seperti pusing dan sakit kepala, hingga sempoyongan. Jika mengalami lightheaded berturut-turut selama lebih dari dua hari, dengan episode yang berulang, kita harus segera mengunjungi dokter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep bubur bayi dan cara membuat makanan sehat untuk bayi umur 6 - 12 bulan

Kelezatan Nasi Kuning Khas Samarinda di Lambung Mangkurat

Pola Makan yang Salah Dapat Menyebabkan Penyakit Kronik